Opini: TPS/3R Sobo Dipindah ke Pendopo atau Pemda Saja!

Banyuwangi//NusantaraTimes.Online -Rencana pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS/3R) kembali menuai penolakan dari masyarakat. Penolakan ini seharusnya tidak dianggap sebagai hambatan pembangunan, melainkan sebagai peringatan serius bahwa ada yang keliru dalam cara pemerintah menentukan kebijakan, khususnya terkait lokasi.

Jika TPS/3R memang dianggap penting, strategis, dan aman bagi lingkungan, maka seharusnya fasilitas tersebut dibangun di pusat pemerintahan saja di kawasan Pendopo atau lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Banyuwangi yang masih memiliki lahan kosong, terutama di bagian belakang. Di sana, pemerintah bisa membuktikan secara langsung bahwa TPS/3R benar-benar ramah lingkungan, tidak menimbulkan bau, tidak mencemari udara, dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dan TPS/3R Songgon beberapa waktu lalu, lahan pemerintah dimanfaatkan untuk kegiatan resmi seperti pelantikan pejabat dan agenda pemerintahan lainnya. Jika lahan tersebut layak untuk aktivitas penting pemerintahan, mengapa tidak layak pula untuk TPS/3R?

Pertanyaannya sederhana: mengapa TPS/3R justru ditempatkan dekat dengan permukiman rakyat, sementara lahan pemerintah yang luas dan strategis tidak diprioritaskan?

Ketika rakyat dan masyarakat secara terbuka menyatakan penolakan, pemerintah seharusnya berhenti dan bercermin. Apakah kebijakan ini benar-benar untuk kepentingan publik, atau justru memindahkan potensi masalah ke lingkungan warga? Pemerintah tidak bisa dan tidak boleh memaksakan program, seolah-olah suara rakyat tidak memiliki arti.
Kalau masyarakat sudah menolak, pemerintah mau apa? Mau dipaksakan? Tentu tidak bisa. Dalam negara demokratis, penolakan warga adalah bagian sah dari partisipasi publik, bukan gangguan yang harus disingkirkan.

Pembangunan tidak boleh berjalan dengan logika “yang penting proyek jalan”. Pembangunan harus berjalan dengan persetujuan sosial, kajian yang transparan, dan keberanian pemerintah untuk menempatkan risiko di wilayahnya sendiri, bukan di halaman rumah rakyat.
Jika TPS/3R memang solusi, buktikan di Pendopo atau Pemda.

Jangan jadikan rakyat sebagai pihak yang pertama kali menanggung dampaknya.

More From Author

Babinsa Desa Tanjung Bulan Laksanakan Komsos, Himbau Warga Waspada Cuaca Buruk

Melalui Komsos Babinsa Ajak Warga Jaga Kebersihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Aktivis Filsafat Logika Berpikir Raden Teguh Firmansyah. “Pemberitaan Penemuan Mayat di Bekas Galian C Sesat Nalar dan Sarat Framing”

Banyuwangi - Nusantara Times.Online | Pemberitaan sejumlah media online terkait penemuan mayat di area bekas tambang galian C, Karangbendo, Kecamatan ...

Ngopi Bareng Insan Pers, Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026

Banyuwangi//NusantaraTimes.Online -Polresta Banyuwangi menggelar tasyakuran dan silaturahmi dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 dengan konsep ngopi bareng ...

Pers Sehat, Bangsa Menguat: Kasdim 0825 Hadiri Tasyakuran HPN ke-80 PWI di Banyuwangi

Banyuwangi//NusantaraTimes.Online -Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 Tahun 2026 berlangsung khidmat di ...

Kasatlantas Polresta Banyuwangi AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Banyuwangi//NusantaraTimes.Online -Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Banyuwangi, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., bersama seluruh jajaran Satuan ...

Babinsa Koramil 404-05/TE Komsos dan Ingatkan Warga tentang Keamanan dan Kebersihan Lingkungan

Muara Enim - Babinsa Koramil 404-05/TE Kodim 0404/ME Serka Dedi Sartomi rutin melaksanakan monitor wilayah dan komunikasi sosial (Komsos) dengan ...

Operasi Keselamatan Semeru, Polres Situbondo Sampaikan Pesan Kamseltibcarlantas di CFD

SITUBONDO//NusantaraTimes.Online -Suasana Minggu pagi di area Car Free Day (CFD) Situbondo tampak berbeda dari biasanya. Di tengah keriuhan warga yang ...