Bukan Pendangkalan! Ketua Umum AWaSI Jambi Bongkar Dugaan ‘Pengurasan’ Danau Kerinci

KERINCI – NusantaraTimes.Online || Ketua Umum Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi, Erfan Indriyawan, S.P., menyatakan sikap tegas terkait kondisi kekeringan yang terjadi di Danau Kerinci. Ia menilai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci merupakan penyebab utama menyusutnya air danau, sekaligus menolak teori pendangkalan yang selama ini disampaikan sebagai faktor utama kekeringan.

 

Menurut Erfan, jutaan kubik air Danau Kerinci telah tergerus dan keluar dari sistem danau akibat kepentingan operasional dan pergerakan turbin PLTA Kerinci. Ia meyakini bahwa pengambilan air secara masif dan berkelanjutan untuk kepentingan pembangkit listrik telah mempercepat penurunan debit air danau secara signifikan.

 

“Ini bukan semata persoalan pendangkalan. Fakta di lapangan menunjukkan jutaan kubik air Danau Kerinci terus tersedot untuk kepentingan operasional PLTA. Jika kondisi ini dibiarkan, situasi akan semakin parah,” tegas Erfan dalam pernyataan sikapnya.

 

Erfan memperingatkan bahwa apabila tidak ada langkah tegas dari pemerintah daerah, seluruh air Danau Kerinci berpotensi hilang di masa mendatang. Ia menyebut Danau Kerinci bisa saja tinggal kenangan dan hanya menjadi bagian dari cerita sejarah yang hilang akibat kepentingan proyek.

 

Meski demikian, Erfan menilai kondisi tersebut belum terlambat untuk diselamatkan, asalkan Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh bersedia memberikan pernyataan resmi serta mengambil sikap tegas terhadap operasional PLTA Kerinci.

 

Ia mendesak agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menghentikan upaya pengambilan air danau secara berlebihan, sehingga Danau Kerinci tidak terus dikorbankan demi kepentingan pembangkit listrik. AWaSI Jambi juga berencana adakan aksi unjuk rasa ajak masyarakat Kerinci yang ada dikota Jambi ke kantor Gubernur dan DPRD Provinsi.

 

“Pemerintah daerah harus hadir dan bersikap. Jangan sampai Danau Kerinci benar-benar habis demi kepentingan proyek. Ini menyangkut lingkungan, ekosistem, dan masa depan masyarakat Kerinci,” pungkasnya. (YN)

More From Author

Babinsa Kel.Tanjung Enim selatan Koramil 404-05/TE laksanakan komsos bersama warga masyarakat

Babinsa Koramil 404-05/TE Patroli Malam Guna Mewujudkan wilayah Yang Aman Dan Kondusif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Lampu Jalan atau Ilusi? Anggaran Miliaran PUCKPP Banyuwangi Dipertanyakan Keras!

BANYUWANGI - Nusantara Times.Online // Publik kembali dipaksa menelan kejanggalan yang mencederai akal sehat. Sebuah proyek bertajuk Pengadaan Lampu Jalan ...

Diduga beri setoran uang keamanan,Bandar Narkoba Di Bungo bernama Malik dan angga berasa kebal hukum !!!Polisi diminta segera Grebek !!! ‎

BUNGO-Nusantaratimes.online  || ‎"Malik dan Angga"  yang dikenal di kabupaten Bungo Disebut sebagai Bandar narkoba yang cukup terkenal, ‎Meski Namanya sudah viral ...

Penambangan emas ilegal ( PETI ), Desa Danau Embat masih terus beroperasi, oknum Polri di duga terlibat, Kinerja Kapolres Batanghari jadi pertanyaan !!

Nusantaratimes.online || Kegiatan aktivitas penambangan emas ilegal (PETI ) yang selama ini terkesan senyap dan aman seolah telah terkondisikan dengan ...

Safari Ramadhan Pangdam XIX/TT di Yonif TP 850/SC

Nusantaratimes.online Yth. Danyonif TP 850/SC Cc. Wadanyonif TP 850/SC Fakta - Fakta. Izin melaporkan, Pada hari Selasa tanggal 10 maret ...

Pengecekan kesiapan Penyambutan Safari Ramadhan Pangdam XIX/TT di Yonif TP 850/SC oleh Komandan Brigif TP 89/GG.

Nusantaratimes.online Yth. Danyonif TP 850/SC Cc. Wadanyonif TP 850/SC I. FAKTA-FAKTA A. Pada hari Senin tanggal 09 Maret 2026 pukul ...