Aksi Damai Jilid II, Puskaptis Banyuwangi “Gruduk” Kantor DPU CKPP: Soroti Dugaan Permainan Mini Kompetisi

BANYUWANGI – Nusantara Times.Online | Pusat Kajian Pembangunan Strategis (Puskaptis) Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi, Jumat (14/11/2025). Aksi ini merupakan jilid II setelah sebelumnya massa juga menyuarakan tuntutan serupa.

Dalam aksi tersebut, Puskaptis menyoroti dugaan adanya intervensi dan permainan dalam proses pengadaan mini kompetisi di lingkungan Dinas PU CKPP Banyuwangi. Mereka menilai proses evaluasi 21 paket pekerjaan yang seharusnya berjalan cepat justru terkesan berlarut-larut dan tidak transparan.

Direktur Puskaptis, Amrullah, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan mendalam atas lambannya penetapan pemenang mini kompetisi.

“Sudah hampir satu bulan proses mini kompetisi belum dievaluasi. Padahal semestinya satu minggu sudah selesai. Mini kompetisi ini kan penyederhanaan dari proses lelang agar cepat, transparan, dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Tapi di Banyuwangi justru berlarut-larut,” ujarnya.

Amrullah juga menduga adanya pihak-pihak yang mencoba “memainkan” proses tersebut dengan mengintervensi penunjukan pemenang pekerjaan.

“Jangan sampai mini kompetisi ini seperti sudah ada yang punya, seperti sistem ijon proyek. Itu tidak boleh. Biarkan proses berjalan apa adanya. Siapa pun pemenangnya, harus transparan dan profesional,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kewenangan evaluasi mini kompetisi berada di tangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada masing-masing bidang, termasuk di Bidang Bina Marga. Namun hingga aksi dilakukan, hasil evaluasi belum juga diumumkan.

“Alasannya menunggu petunjuk dari LKPP. Tapi kalau memang tidak mampu mengevaluasi, seharusnya minta bantuan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ). Jangan malah diam dan menunda, karena dampaknya pembangunan tidak berjalan maksimal,” tambahnya.

Puskaptis menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan resmi dari Dinas PU CKPP Banyuwangi. Mereka bahkan berencana menggelar aksi lanjutan jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.

“Kami akan kembali turun minggu depan, bahkan setiap minggu di bulan November ini. Kalau perlu Desember kita aksi mogok makan. Jangan main-main dengan rakyat, karena rakyatlah yang berkuasa,” tegas Amrullah.

Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengamanan aparat kepolisian setempat. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PU CKPP Banyuwangi belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan Puskaptis.

More From Author

Prestasi vs Realitas: Banyuwangi Bertabur Penghargaan, Tapi Rakyat Tak Merasakan Dampak Nyata

APSR Angkat Topi untuk Suwito, Namun Ingatkan Kasus Kades Tetap Harus Diproses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sound System Dibungkam, Dugaan Penganiayaan Menggema di Marina Boom Banyuwangi

Banyuwangi — Nusantara Times.Online | Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial AF diduga menganiaya pemilik sound system, Suro ...

‎Barang Bukti Ditemukan, Pelaku Belum Terungkap: Warga Tanjab Timur Desak Kepolisian Bertindak Cepat

Tanjab Timur – Nusantaratimes.online ||Penanganan kasus kriminal di wilayah hukum Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali mendapat sorotan. H. Ambo Acok, ...

Harga Manggis Banyuwangi Tak Stabil, Pedagang Lokal Terancam Rugi Akibat Maraknya Pedagang Liar

Banyuwangi – Nusantara Times.Online | Musim panen manggis yang biasanya menjadi berkah bagi petani dan pedagang di Banyuwangi, tahun ini ...

Lampu Jalan atau Ilusi? Anggaran Miliaran PUCKPP Banyuwangi Dipertanyakan Keras!

BANYUWANGI - Nusantara Times.Online // Publik kembali dipaksa menelan kejanggalan yang mencederai akal sehat. Sebuah proyek bertajuk Pengadaan Lampu Jalan ...

Diduga beri setoran uang keamanan,Bandar Narkoba Di Bungo bernama Malik dan angga berasa kebal hukum !!!Polisi diminta segera Grebek !!! ‎

BUNGO-Nusantaratimes.online  || ‎"Malik dan Angga"  yang dikenal di kabupaten Bungo Disebut sebagai Bandar narkoba yang cukup terkenal, ‎Meski Namanya sudah viral ...