Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden, Pengamat: Jalan Pengabdian kepada Rakyat

JAKARTA//NusantaraTimes.Online -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian saat rapat kerja bersama Komisi III DPR pada Senin (29/1/2026). Beliau menyerukan kepada seluruh jajarannya untuk mempertahankan posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden sampai titik darah penghabisan.

​Menanggapi hal tersebut, Pengamat sekaligus Founder DE HMS Consulting, Maulana Sumarlin, menilai bahwa pernyataan Kapolri bukan sekadar ungkapan heroik, melainkan sebuah penegasan atas komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat.

​”Seruan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar seluruh jajaran berjuang sampai titik darah penghabisan di bawah presiden perlu dibaca sebagai penegasan arah pengabdian, bukan sekadar ungkapan heroik,” ujar Maulana dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

​Maulana menjelaskan bahwa perintah tersebut mengandung makna moral dan konstitusional. Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Presiden memegang mandat langsung dari rakyat. Oleh karena itu, loyalitas Polri kepada Presiden pada hakikatnya merupakan loyalitas kepada kepentingan publik dan rakyat itu sendiri.
​Menurutnya, posisi Polri di bawah Presiden memastikan bahwa lembaga ini berfungsi sebagai instrumen utama negara untuk menjamin rasa aman, keadilan, dan perlindungan bagi seluruh warga negara, bukan untuk membela kekuasaan.

​”Polri ditempatkan bukan untuk membela kekuasaan, melainkan untuk menjamin rasa aman, keadilan, dan perlindungan bagi warga negara. Di titik inilah makna ‘sampai titik darah penghabisan’ menjadi jelas, yaitu bekerja tanpa setengah hati, dengan integritas penuh, dan dengan kesetiaan total kepada tujuan pengabdian,” tutur Maulana.

​Lebih lanjut, Maulana menambahkan bahwa dengan tetap berada di bawah Presiden, Polri memiliki ruang gerak yang lebih mandiri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat tanpa terhambat oleh birokrasi kementerian yang mungkin bersifat sektoral. Hal ini dinilai sangat ideal guna menjaga profesionalisme dan netralitas Polri sebagai pelayan masyarakat.

More From Author

Ketum Muhammadiyah Nilai Polri di Bawah Presiden Tepat: Hasil Reformasi

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polresta Banyuwangi Turun Langsung Tambal Jalan Berlubang di Rogojampi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Aktivis Filsafat Logika Berpikir Raden Teguh Firmansyah. “Pemberitaan Penemuan Mayat di Bekas Galian C Sesat Nalar dan Sarat Framing”

Banyuwangi - Nusantara Times.Online | Pemberitaan sejumlah media online terkait penemuan mayat di area bekas tambang galian C, Karangbendo, Kecamatan ...

Ngopi Bareng Insan Pers, Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026

Banyuwangi//NusantaraTimes.Online -Polresta Banyuwangi menggelar tasyakuran dan silaturahmi dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 dengan konsep ngopi bareng ...

Pers Sehat, Bangsa Menguat: Kasdim 0825 Hadiri Tasyakuran HPN ke-80 PWI di Banyuwangi

Banyuwangi//NusantaraTimes.Online -Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 Tahun 2026 berlangsung khidmat di ...

Kasatlantas Polresta Banyuwangi AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Banyuwangi//NusantaraTimes.Online -Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Banyuwangi, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., bersama seluruh jajaran Satuan ...

Babinsa Koramil 404-05/TE Komsos dan Ingatkan Warga tentang Keamanan dan Kebersihan Lingkungan

Muara Enim - Babinsa Koramil 404-05/TE Kodim 0404/ME Serka Dedi Sartomi rutin melaksanakan monitor wilayah dan komunikasi sosial (Komsos) dengan ...

Operasi Keselamatan Semeru, Polres Situbondo Sampaikan Pesan Kamseltibcarlantas di CFD

SITUBONDO//NusantaraTimes.Online -Suasana Minggu pagi di area Car Free Day (CFD) Situbondo tampak berbeda dari biasanya. Di tengah keriuhan warga yang ...