Ari Tunggu Data Seluruh Tambang di Banyuwangi, Surat Diproses Kementrian ESDM

BANYUWANGI//NusantaraTimes.Online -Aktivitas tambang non-logam di Banyuwangi kembali disorot. Aktivis asal Banyuwangi, Ari Bagus Pranata, melayangkan surat permohonan informasi publik ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia untuk menelusuri data perizinan tambang yang beroperasi di wilayah Banyuwangi.

Surat tersebut dikirim guna meminta keterbukaan data terkait tambang non-logam yang izinnya terbit dalam rentang tahun 2022 hingga 2026. Data yang diminta mencakup daftar tambang yang masih aktif, lokasi hingga tingkat desa dan kecamatan, jenis komoditas, luas wilayah tambang, serta masa berlaku izin.

Selain itu, Ari juga meminta data peta sebaran dan titik koordinat tambang agar bisa dibandingkan dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, selama ini banyak warga yang tinggal di sekitar tambang tetapi tidak tahu secara pasti siapa pemilik izinnya, apakah izinnya masih berlaku, dan apakah aktivitasnya sesuai aturan.

“Kalau datanya terbuka, masyarakat bisa ikut mengawasi. Jangan sampai tambang jalan terus, tapi izinnya bermasalah atau bahkan tidak ada,” ujarnya.

Terbaru, pada Senin, 19 Januari 2026 pukul 12.32 WIB, pihak Kementerian ESDM menyampaikan bahwa permohonan informasi tersebut telah ditindaklanjuti oleh unit terkait dan pemohon diminta menunggu respons lanjutan.

Ari menilai keterbukaan informasi perizinan tambang penting untuk mencegah berbagai persoalan, mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran, hingga konflik sosial di masyarakat. Menurutnya, akses data yang jelas akan membantu publik memahami kondisi nyata aktivitas pertambangan di daerah.

Penelusuran data ini dilakukan untuk kepentingan pemberitaan yang berimbang sekaligus sebagai kontrol sosial agar pengelolaan tambang di Banyuwangi berjalan tertib, transparan, dan tidak merugikan masyarakat sekitar.

Ia berharap respons dari Kementerian ESDM nantinya dapat membuka gambaran utuh tentang sebaran dan status tambang non-logam di Banyuwangi, sekaligus menjadi pijakan untuk evaluasi kebijakan pertambangan di tingkat daerah.

More From Author

Di Balik Jurus dan Disiplin: Prajurit Kodim 0825 Banyuwangi Menempa Mental Tempur Lewat Pencak Silat Militer

Satlantas Polresta Banyuwangi Matangkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Valentimes Night Run 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Lampu Jalan atau Ilusi? Anggaran Miliaran PUCKPP Banyuwangi Dipertanyakan Keras!

BANYUWANGI - Nusantara Times.Online // Publik kembali dipaksa menelan kejanggalan yang mencederai akal sehat. Sebuah proyek bertajuk Pengadaan Lampu Jalan ...

Diduga beri setoran uang keamanan,Bandar Narkoba Di Bungo bernama Malik dan angga berasa kebal hukum !!!Polisi diminta segera Grebek !!! ‎

BUNGO-Nusantaratimes.online  || ‎"Malik dan Angga"  yang dikenal di kabupaten Bungo Disebut sebagai Bandar narkoba yang cukup terkenal, ‎Meski Namanya sudah viral ...

Penambangan emas ilegal ( PETI ), Desa Danau Embat masih terus beroperasi, oknum Polri di duga terlibat, Kinerja Kapolres Batanghari jadi pertanyaan !!

Nusantaratimes.online || Kegiatan aktivitas penambangan emas ilegal (PETI ) yang selama ini terkesan senyap dan aman seolah telah terkondisikan dengan ...

Safari Ramadhan Pangdam XIX/TT di Yonif TP 850/SC

Nusantaratimes.online Yth. Danyonif TP 850/SC Cc. Wadanyonif TP 850/SC Fakta - Fakta. Izin melaporkan, Pada hari Selasa tanggal 10 maret ...

Pengecekan kesiapan Penyambutan Safari Ramadhan Pangdam XIX/TT di Yonif TP 850/SC oleh Komandan Brigif TP 89/GG.

Nusantaratimes.online Yth. Danyonif TP 850/SC Cc. Wadanyonif TP 850/SC I. FAKTA-FAKTA A. Pada hari Senin tanggal 09 Maret 2026 pukul ...