“Gudang ini sudah cukup lama beraktivitas sebagai tempat pengoplosan dan penyimpanan BBM ilegal, itu minyak solar dan sesekali juga pertalite. Sering mereka melangsir dari pom bensin,” ujar salah satu warga sekitar gudang.
Menurut keterangan narasumber yang tidak di mau di sebutkan namanya Kebakaran hebat yang terjadi pada gudang BBM ilegal yang dimiliki oleh Pendi Auri terjadinya waktu mau subuh sebelum terjadi kebakaran itu ada mobil Cold diesel bermuatan pertalite oplosan Dari Jambi, Ujarnya
dan hal peristiwa kebakaran tersebut di duga adanya unsur kesengajaan yang di lakukan orang tidak dikenal ( OTK )
Suara ledakan keras sempat terdengar beberapa kali dari lokasi kejadian, menambah suasana mencekam di lingkungan RT 02 RW 10 tersebut.
Warga melaporkan ke pemadam kebakaran dan Merespons laporan tersebut, sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi. Armada tempur api ini didatangkan dari posko induk Kota Pekanbaru serta bantuan dari Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya guna melakukan blokade agar api tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Setelah berjuang melawan panasnya suhu dan risiko ledakan lanjutan, tim Damkar Kota Pekanbaru akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 14.30 WIB. “Sekitar pukul 14.30 WIB, api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan,” kata David Richardo saat memberikan keterangan kepada media.
Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden besar ini, meskipun kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup fantastis. Pihak kepolisian saat ini masih memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian di balik musibah ini.
Diharapkan kepada Kapolda Riau agar segera mengusut pemilik gudang BBM ilegal yang berada di kawasan provinsi Riau khususnya di kecamatan Marpoyan Damai
( Yohanna Nainggolan )
<span;>






