Maraknya tempat penimbunan dan pengoplosan minyak ilegal Sungai Mengkuang di pal 8 muara Bungo semakin meningkat,pemilik “Nri”  Diduga  keterlibatan 2 oknum TNI berinisial “IMRN dan JUL” !!

BUNGO || Nusantaratimes.online ||praktik mafia bahan bakar minyak ilegal kembali mencoreng wajah hukum wilayah provinsi Jambi Terutama di Muara Bungo , sebuah tempat yang di jadikan penimbunan dan pengoplosan BBM ilegal Ditengah tengah padatnya penduduk yang di sebut sebut milik “Nuri” di kawasan sungai Mengkuang pal 8 kecamatan Rimbo tengah kabupaten Muaro Bungo.

‎Temuan ini menjadi alarm keras bagi penegak hukum. Pasalnya, aktivitas ilegal tersebut berlangsung terang-terangan di bawah pengawasan aparat namun seolah tak tersentuh hukum. Lokasi yang di duga kuat sebagai markas mafia BBM ini menambah panjang daftar pelanggaran hukum yang di biarkan begitu saja

‎di saat tim investigasi lapangan menemukan salah satu narasumber yang mengetahui pemilik gudang tersebut milik “Nuri”, lancarnya aktivitas tersebut diduga di backup oleh 2 oknum anggota TNI yang berinisial “Jul (Kodim) dan Imrn (PM)” dan  sekaligus pemodal di gudang “Nuri” sebut narasumber.

‎Masyarakat pun mulai berspekulasi: apakah ini bentuk pembiaran terhadap Para mafia dan oknum oknum yang terlibat bisnis ilegal ?

‎mirisnya lagi disini jelas adanya salah satu anggota Polisi Militer (PM) yang seharus nya menjadi contoh untuk para anggota TNI AD lainnya dan sebagai satuan yang mencitrakan nama baik kesatuan TNI AD. Tapi disini itu malah berbanding terbalik, di harapkan kepada Danpuspomad untuk menindak oknum tersebut.

‎Padahal regulasi sangat jelas. Penyimpanan BBM tanpa izin dapat dipidana maksimal 3 tahun dan denda Rp30 miliar, sementara pengangkutan tanpa izin bisa dihukum hingga 4 tahun penjara dan denda Rp40 miliar. Namun, aturan ini tampaknya tak berlaku bagi mafia yang sudah terlalu nyaman bergerak di wilayah Jambi.

‎1).Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia

‎Pasal 39 menyatakan bahwa prajurit TNI dilarang terlibat dalam bisnis atau usaha, baik secara langsung maupun tidak langsung.

‎Kondisi ini memperlihatkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di wilayah Provinsi jambi. Jika Kapolda jambi ingin memulihkan kembali kepercayaan publik, maka tak ada pilihan selain turun langsung dan menindak tegas siapapun yang terlibat—tanpa pandang bulu.

‎Sudah saatnya Polri membuktikan bahwa tidak ada tempat aman bagi mafia BBM di Bumi sepucuk Jambi sembilan lurah . Publik menanti aksi nyata, bukan sekadar janji. (YN)

More From Author

Geger! Dan Ancam Lapor Ke KPK Jalan Rusak Di Banyuwangi Disorot LSM Harimau DPC Banyuwangi, Opsen PKB Rp86.500 Dipertanyakan?

Siapakah sosok di balik lancarnya aktivitas pengedar narkoba milik “Tante alias Bibik “Igus”di muaro Bungo ? Sehingga terkesan kebal hukum ???

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Dari Banyuwangi ke Malaysia, Cherie dan Vivianne Wangsa Ukir Prestasi Membanggakan

BANYUWANGI,– NusantaraTimes.Online | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista ...

LSM LIRA Banyuwangi Resmi Terima SK Kepengurusan dari DPW Jawa Timur, Perkuat Konsolidasi dan Program Kerja Organisasi

BANYUWANGI – NusantaraTimes.Online | Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Banyuwangi resmi menerima ...

Kawal Hingga Mabes Polri, LIRA Banyuwangi Dukung Penuh Langkah Hukum Kiki

Banyuwangi – NusantaraTimes.Online | Sikap tegas dan komitmen terhadap penegakan hukum kembali ditunjukkan Bupati LSM LIRA Banyuwangi dalam menyikapi dugaan ...

Kapolri Dan Kapolda Jatim, Ratusan Warga Pinggir Pesisir Datangi Mapolresta Banyuwangi Dampingi Pak Suro

NusantaraTimes.Online // Banyuwangi – Ratusan warga pesisir dan sejumlah elemen masyarakat mendatangi Polresta Banyuwangi dalam aksi solidaritas terkait kasus dugaan ...

Diduga Berkedok Reklamasi, Tambang Galian C di Desa Gambor Banyuwangi Tetap Beroperasi, Polresta Banyuwangi Disorot Diduga Tutup Mata

Banyuwangi – NusantaraTimes.Online | Aktivitas tambang galian C yang diduga ilegal di wilayah Desa Gambor, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, terus ...

Sound System Dibungkam, Dugaan Penganiayaan Menggema di Marina Boom Banyuwangi

Banyuwangi — Nusantara Times.Online | Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial AF diduga menganiaya pemilik sound system, Suro ...