“Rehabilitasi Puskesmas Singotrunan Rp1,9 Miliar Disorot: K3 Diduga Tak Diterapkan”

BANYUWANGI – Nusantara Times.Online | Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas di Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, diduga tidak menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagaimana mestinya. Selasa (04/11/2025).

Dari pantauan awak media di lapangan, tampak para pekerja melaksanakan aktivitas pembangunan tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm proyek, sepatu safety, sarung tangan, maupun rompi pengaman. Padahal, kegiatan pembangunan melibatkan pekerjaan dengan risiko tinggi, termasuk penggunaan perancah bambu dan pengadukan material di area sempit.

Pembangunan konstruksi fisik paket pekerjaan rehabilitasi puskesmas Singotrunan, Kel Singotrunan, Kec Banyuwangi (DAK 2025) dengan pelaksanaan kerja 134 hari Kalender senilai 1.903.163.270 oleh CV. JOYO MAKMUR.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai minimnya pengawasan dari pihak pelaksana maupun instansi terkait. Padahal, penerapan K3 merupakan kewajiban dalam setiap kegiatan konstruksi sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor (CV. JOYO MAKMUR) atau Dinas Kesehatan Banyuwangi selaku pemilik proyek.

Proyek pembangunan Puskesmas ini berlokasi di Jl. Sumbing No. 43, Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, dan diharapkan menjadi salah satu fasilitas kesehatan utama bagi masyarakat kota.

Namun, pelaksanaan yang tidak memperhatikan keselamatan kerja dapat mencoreng semangat profesionalitas serta membahayakan para pekerja di lapangan.

More From Author

Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan, Manajer Dona Kembali Buka Rekrutmen Karyawan di Tengah Sengketa Perusahaan di Boom Marina Banyuwangi

Prestasi vs Realitas: Banyuwangi Bertabur Penghargaan, Tapi Rakyat Tak Merasakan Dampak Nyata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sound System Dibungkam, Dugaan Penganiayaan Menggema di Marina Boom Banyuwangi

Banyuwangi — Nusantara Times.Online | Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial AF diduga menganiaya pemilik sound system, Suro ...

‎Barang Bukti Ditemukan, Pelaku Belum Terungkap: Warga Tanjab Timur Desak Kepolisian Bertindak Cepat

Tanjab Timur – Nusantaratimes.online ||Penanganan kasus kriminal di wilayah hukum Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali mendapat sorotan. H. Ambo Acok, ...

Harga Manggis Banyuwangi Tak Stabil, Pedagang Lokal Terancam Rugi Akibat Maraknya Pedagang Liar

Banyuwangi – Nusantara Times.Online | Musim panen manggis yang biasanya menjadi berkah bagi petani dan pedagang di Banyuwangi, tahun ini ...

Lampu Jalan atau Ilusi? Anggaran Miliaran PUCKPP Banyuwangi Dipertanyakan Keras!

BANYUWANGI - Nusantara Times.Online // Publik kembali dipaksa menelan kejanggalan yang mencederai akal sehat. Sebuah proyek bertajuk Pengadaan Lampu Jalan ...

Diduga beri setoran uang keamanan,Bandar Narkoba Di Bungo bernama Malik dan angga berasa kebal hukum !!!Polisi diminta segera Grebek !!! ‎

BUNGO-Nusantaratimes.online  || ‎"Malik dan Angga"  yang dikenal di kabupaten Bungo Disebut sebagai Bandar narkoba yang cukup terkenal, ‎Meski Namanya sudah viral ...